7. Terbang

Saya ada cerita ni cuy, dulunya saya tu fasilitator di NGO KKI Warsi salah satu LSM terbesar di provinsi Jambi kategori Multinasional lah, nah waktu itu itu saya ditugaskan sebagai fasilitator pendidikan dan saya bergabung dengan dua cewe badai, Namanya Helen dan juga Mariya, keduanya beragama Kristen. menjalin silaturrahim gak mandang kita siapa, dan agamanya apa karena bagi saya make a friend is the key to bring me to the success, guys. suatu saat nanti kita akan terbang dengan segala imajinasi yang kita punya yang sudah berbentuk nyata itu semua karena arti sebuah pertemanan. percuma aja kali ah kalau sukses ga ada temen? kaya tapi ga ada temen? miskin ga ada temen? mau diapaian idup lo, hah? kembali ke laptop, jadi berbuhubung ini juga dikarenakan alasan kerja dan saya sebagai senior di team Datai,, ciee…. sok !. bukan gitu, tapi saya harus menjaga dan memperhatikan kedua hawa tersebut selama di dalam Taman Nasional, tapi itu cerita dulu sekitar dua tahun yang lalu. peristiwa Rohingya kok kayanya beda banget sama naluri kemanusiaan saya dan dua teman sesama pejuang pendidikan cantik seperti Mariya dan Helen ya ? ini perlu dipertanyakan rasa kemanusiaan yang dimiliki oleh mereka yang katanya juga sebagai manusia. gak usah jauh-jauh deh.. kamu kalau dicubit dikit aja pasti sakit, kalau anak-anak udah mewek sekenceng-kencengnya. hidup ini perlu membawa pesan moral guys, pesan santun, jaga sikap, tunjukin rasa sayang. saya orangnya ga suka kekerasan, kalau kamu merasa kuat dan strong banget dengan badan berotot full tatto di badan kalau hati lo selembut kapas, itu baru bagus !! gak semuanya kekerasan dapat membuat kita perkasa dengan segala kekuasa yang punya. untuk itu saya disini ingin menyampaikan SELAMATKAN ROHINGYA !

Tulisan saya kali ini adalah ingin menceritakan bagaimana rasa sayangnya saya terhadap orang-orang yang berbeda agama dengan saya dan dalam perjalanan ini saya juga ikut membawa nama mereka agar mereka tau kalau saya juga begitu sangat menyayangi orang-orang yang telah memberikan cinta tanpa harus saya gadaikan rasa keagamaan saya yang sudah memang diajarkan untuk “Toleransi”.

Senin kemarin sebelum saya makan siang, saya sengaja mencari kertas kartun di sepanjang jalan Yos Sudarso Kota Lubuk Linggau dan akhirnya nemu. setelah itu saya lanjutkan dengan makan siang di sambel Cobek, apa sih sambel cobek? . nanti saya akan kasih ulasannya ya, hehe

Tujuan saya membeli kertas kartun tadi adalah untuk membuat tulisan salam selamat ulang tahun untuk kakak hasian saya yang bernama Helen Lucen Silalahi, karena di hari ini ia berulang tahun. kakak Helen Lucen ini orangnya ramah, baik, mata sipit, kulit Putih, mamak kecenya Alfa, terus pinter. klop ! kak Helen itu orangnya asyik diajak diskusi, dia punya senjata teori ilmu antropologi yang oke banget, pengalaman yang super duper kelas. kenapa? mantan mentor bimbel terbaik di salah satu bimbel terkenal di Indonesia. ulala..

Sebagai rasa kebahagiaan saya, maka dihari ulang tahunnya saya mengirimkan secarik kertas yang bertuliskan “HBD Kak Helen, wish you all the best” berharap dengan tulisan ini kakak Helen ku hasian bahagia dan merasa senang memiliki adek seperti saya walaupun adek dapat besar dan beda agama ! itu kenapa ? we are care !

hbd kakak Helen Lucen Silalahi, Pejuang Pendidikan kaum Marginal !

Dari Air terjun Watervang inilah moment yang tepat untuk ngucapin pibesdey buat kakak Helen Lucen. Kalian harus tau bahwa Watervang ini adalah bendungan peninggalan Belanda yg sudah ada pada tahun 1941, yang hingga hari ini masih terjaga dengan baik dan terletak di Kelurahan Watervang kecamatan Lubuklinggau  Timur I. Menurut informasi masyarakat yang tinggal di sini, jika debit air menurun maka akan terlihat jelas ada tulisan keterangan tentang bendungan khas peninggalan dari belanda.

Indonesia kalau difikir-fikir termasuk ke dalam Negara dengan jajahan Belanda pada abad ke-16 sampai ke 19, dan karena terlalu lamannya buanyak banget rumah-rumah ala belanda tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dan uniknya saat ini menjadi tempat wisata. Sekarang pertanyaanya adalah menurut kamu kenapa harus menjaga peninggalan Belanda?? *silahkan jawab di kolom komentar ya guys.

Kalau menurut saya, kenapa harus dijaga ya karena ada beberapa peninggalan Belanda yang memang masih memiliki fungsi yang cukup baik disekitar kita, seperti bendungan Watervang yang awalnya bertujuan untuk mengaliri air dari Kabupaten Musirawas ke Lubuklinggau. Suasana yang asri di sekitar bendungan menjadi daya tarik bagi siapapun yang ingin mengunjunginya dan bagi kamu yang ingin menikamti Watervang secara lebih dekat kalian bisa tinggal nyebur dan berenang disini, suegeeer !

air terjung Watervang di kelurahan Lubuklinggau Timur I

 

sebenernya guys,,,, kita bisa terbang kemanapun kita mau dengan sayap ilmu pengetahuan dan juga modal materi, tapi esensi dari itu semua adalah bagaimana cara kita bisa mensyukuri nikmat yang sudah Tuhan kasih ke kita dan saling tolong menolong. saya penjelejah bersorban dan saya sangat peduli dengan Alam, sosial dan juga nilai-nilai Toleransi beragama. Setelah dari sini, kita mau kemana lagi ya? Ummm,, kayanya kita belum kasih refrensi tentang makanan khas disini.. oke setelah ini akan ada cerita tentang makanan khas Lubuklinggau. Pantengin ya…. Ahihi..

 

 

 

penjelajah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *