suku Marginal dan keunikannya

Ajaib, Talang Mamak Tau Bumbu Rendang !

 

Ya Allah,, ini kenapa hidup gue bisa di belantara gini… hidup di tenda, ketemu orang gak pake baju, bukanya dijauhin malah dideketin, diajarin lagi !. semoga ini pekerjaan termulia yg pernah ada dalam hidup gue, amiin yaa Rabb”

Di atas adalah tulisan diary saya pada tanggal 23 desember 2015, dimana duniaku terlihat berbelok tajam. Anda bayangin aja, dulunya saya berprofesi sebagai Presenter freelance di stasiun TV milik Negara ini tetiba harus jadi seorang fasilitator di Norad Foundation dari Norwegia. Siapa yang suruh?! Yaa kalau ini pertanyaanya jujur ini keinginan saya, karena jurusan saya pemberdayaan masyarakat. Kehidupan sehari-hari di dalam Taman Nasional Bukit Tigapuluh Riau alias hutan itu awalnya gak bisa dijelasin tapi semakin lama kok jadi happy banget, banyak hal unik yang saya temukan. pertama adalah mencari udang dan kepiting sungai gak usah jauh-jauh cukup datang ke sungai jam 09.00 malem dan itu udang dan kepiting seperti semut di pinggir sungai Gangsal tinggal disaring doang, kedua saya nemu rendang ! Wow… Impossible !! apa? Ada rendang di dalam hutan?? Buktinya ada loh, Hehe. Rendang di hutan pertama kali saya temukan pada saat nikahan anak kepala suku pak Udud. inilah menjadi cerita menarik yang bisa saya share ke kalian semuanya. Memang sih makanan rendang kalau di acara adat suku marginal Talang Mamak sangat special, gak setiap moment ada, dan gak bisa juga setiap hari di masak.

Saya mau share nih, kalau rendang itu warisan leluhur artinya siapapun berhak untuk memasak rendang, mau suku SAD dan Talang Mamak sekalipun yang Notabene orang marginal, they know how to make rendang with good recipes ! tolong dicatet. Tapi bahan utama dagingnya yang buat berbeda dan dari segi rasa memang sih masih belum seenak Rendang Lokana dan Tigoka yang terkenal Subana Lamak alias lezzzzaat. Sekedar info Kalau biasanya bahan daging yang digunakan untuk memasak rendang adalah daging sapi, dan ayam. Kalau di Suku Marginal Talang Mamak dagingnya adalah daging Rusa, terus bahannya lebih alami dari hutan, apa sih yang gak ada di hutan? Paling cuman penyedap rasa doang, itu mah gampang tinggal beli sebelum masuk ke dalam hutan. Nah daging Rusa ini tekstur lebih lembut dan rasanyaaa Unbelievable gak kalah sama daging Sapi,, eitssss berhubung saya Islam, maka daging Rusa dikategorikan daging halal ya kuy.

Jadi itu artinya siapapun suka rendang, mau dia dari kalangan Artis, Pejabat, Orang biasa, bahkan orang yang Marginal dan tinggal di hutan sekalipun suka yang namanya Rendang. Wajar ye kalau rendang sebagai makanan terlezat di dunia versi CNN karena semua suka. Ini cerita dari Penjelajah Bersorban yang saat ini berprofesi sebagai Fasilitator Edukasi di WWF International untuk Indonesia. Semoga menginspirasi. 🙂

penjelajah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *